Kemenkes: Kasus Hipertensi Lansia Meningkat, Pemeriksaan Rutin Jadi Kunci Pencegahan
Laporan Kementerian Kesehatan 2025
Menurut laporan Kemenkes terbaru, angka kasus hipertensi pada lansia meningkat 12% dibanding tahun lalu. Data ini diambil dari hasil Survei Kesehatan Indonesia yang mencatat prevalensi tekanan darah tinggi paling banyak terjadi pada usia 60 tahun ke atas.
Kenapa Lansia Rentan Hipertensi?
- Elastisitas pembuluh darah menurun secara alami
- Asupan garam tinggi dan kurang aktivitas fisik
- Stres, gangguan tidur, dan riwayat penyakit kronis
Gejala yang Harus Diwaspadai
Hipertensi sering disebut sebagai "silent killer", karena tidak menunjukkan gejala awal. Namun, tanda-tanda seperti pusing, sakit kepala, mudah lelah, dan penglihatan kabur bisa jadi sinyal bahaya yang harus diperiksa lebih lanjut.
Peran Homecare dalam Pencegahan & Monitoring
Clarity Homecare menyediakan layanan pemeriksaan tekanan darah rutin oleh perawat profesional. Ini membantu deteksi dini dan pengendalian tekanan darah sebelum komplikasi terjadi.
Pemeriksaan rutin di rumah oleh petugas Clarity membuat lansia merasa nyaman dan tidak perlu antre di fasilitas kesehatan.
Langkah Pencegahan Efektif
- Kurangi konsumsi garam dan makanan olahan
- Aktif bergerak minimal 30 menit per hari
- Kelola stres dan cukup tidur
- Rutin periksa tekanan darah
Kesimpulan
Meningkatnya kasus hipertensi pada lansia bukan hal yang bisa diabaikan. Pemeriksaan berkala dan gaya hidup sehat terbukti menekan risiko. Hubungi Clarity Homecare untuk pendampingan pemeriksaan tekanan darah langsung di rumah.